BeritaPrima.com, Indramayu - Pemerintah Kabupaten Indramayu melakukan pembongkaran warung remang-remang di sepanjang jalur pantura Indramayu beberapa bulan lalu. Namun ternyata tidak membuat para pekerja seks komersial (PSK) di sana bertobat.
Kepala Bidang Sosial Dinas Sosial Ketenagakerjaan dan Trasmigrasi (Dinsosnakertrans) Indramayu, Zulkarnain mengatakan, sebanyak 200 PSK beroperasi di tempat yang baru.
“Sebanyak 200 PSK itu tersebar di Kecamatan Gabuswetan, Kandanghaur, Losarang, Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Kemudian ada di Cirebon,” ujarnya, Senin (16/5/2016).
Para wanita malam tersebut semakin tidak terkontrol. Pemerintah Indramayu khawatir PSK itu akan semakin bertambah dan jalur Pantura Indramayu akan kembali menjadi sarang prostitusi.
“Meskipun kami sudah melakukan berbagai upaya, akan tetapi kami tidak bisa melakukan penanganannya secara sendirian. Ini harus melibatkan semua unsur mengingat akan memasuki Bulan Ramadan,” tutur Zulkarnain. (ren)
BeritaPrima.com Bicara Fakta