Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Sabtu , 23 Juli 2016
Presiden Interim Brazil Michel Temer
Presiden Interim Brazil Michel Temer

Kabinet Baru Brazil 100 Persen Kulit Putih

BeritaPrima.com - Presiden Interim Brazil Michel Temer (75) mengumumkan, untuk sementara waktu kabinet yang baru dibentuknya hanya akan diisi oleh politisi pria dan kulit putih. Keputusan ini jelas mendapat kritik dari berbagai pihak, termasuk Presiden termakzulkan Dilma Rousseff.

Melalui akun Facebooknya, perempuan presiden itu mengusulkan kepada penggantinya, untuk tidak memperlakukan perempuan sebagai jimat dekoratif semata.

Sementara itu, seorang perempuan yang juga anggota Kongres Brasil, Josi Nunes, menjelaskan, mantan wakil presiden itu bersikeras tidak akan menambahkan politisi perempuan atau warna kulit lainnya untuk sementara waktu. Padahal kalau bicara soal warna kulit, penduduk kulit putih termasuk minoritas di Negara Samba.

“Dia minta kami untuk memberinya waktu. Saya bilang padanya, untuk mengambil keputusan dalam kementeriannya, sangat penting untuk dia memiliki seorang anggota perempuan. Dia juga mengatakan, akan mempertimbangkan (untuk memasukkan) isu perempuan, orang tua, muda dan kaum disabilitas dalam badan pemerintahannya di masa mendatang,” papar Nunes, sebagaimana yang dinukil dari Independent, Sabtu (21/5/2016).

Minggu lalu, Komisi Hak Asasi Manusia di Washington DC, Amerika Serikat juga mengomentari keputusan Temer.

“Susunan kabinet menteri yang tidak melibatkan keanggotaan perempuan dan orang keturunan Afrika, berarti telah menyingkirkan lebih dari setengah populasi dari badan pemerintahan tertinggi. Terakhir kali Brasil memiliki kabinet bebas perempuan adalah saat kediktatoran militer (berkuasa),” tandas IACHR dalam pernyataan resminya.

Tugas yang dibebankan kepada Michel Temer sungguh berat. Belum apa-apa, kabinet bentukannya sudah menuai kritik dan dianggap rapuh. Terlepas dari terbukti atau tidaknya Rousseff bersalah kelak, ia dihadapkan pada sejumlah masalah, seperti krisis ekonomi, wabah virus zika dan persiapan olimpiade Agustus 2016 di Rio de Janeiro. (aud)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *