BeritaPrima.com, Karachi – Artis media sosial cantik asal Pakistan, Qandeel Baloch, tewas dibunuh oleh saudara laki-lakinya dengan dalih ‘pembunuhan kehormatan’. Perempuan berusia 26 itu dicekik hingga tewas di rumahnya di Multan, Provinsi Punjab pada Jumat 15 Juli 2016.
Pelaku yang bernama Muhammaad Waseem Azeem itu mengaku saudarinya itu mempermalukan kehormatan keluarga atas unggahan di media sosial terutama Facebook. Pada salah satu unggahan, Baloch terlihat berswafoto dengan ulama terkenal Abdul Qavi pada Juni 2016.
Bahkan, dalam salah satu video terlihat Baloch duduk di atas pangkuan Qavi. Terang saja ulama itu dimintai keterangan oleh pihak kepolisian dalam kasus pembunuhan tersebut. Ternyata, Qavi sedang dalam hukuman skors setelah foto-foto tersebut menyebar dengan cepat.
“Kami memutuskan untuk memperluas jangkauan penyelidikan dan memasukkan nama Abdul Qavi ke dalam penyelidikan,” tutur Kepala Polisi Multan, Azhar Ikram, sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (19/7/2016).

Qavi jelas menolak segala tuduhan atas keterlibatan dalam pembunuhan Baloch. Namun, ia memastikan siap menjalani pemeriksaan jika dimintai secara langsung oleh polisi. Yang jelas, Qavi menuturkan kematian Baloch harusnya menjadi contoh bagi orang lain yang hendak memfitnah kaum ulama. Pun begitu, ia mengaku sudah memaafkan Baloch atas perbuatannya. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta