Keganjilan lain, kata Waluya, menurut saksi, kelima pelaku saat peristiwa terjadi mengenakan penutup muka. Sedangkan saat ditanyai penyidik, mereka justru mengaku sudah tidak aktif lagi dalam sebuah ormas selain Laskar Bali, dalam tiga bulan terakhir.
“Kalau dalam pembuktiannya ternyata bukan mereka pelakunya, akan tetap kita jerat pasal ikut terlibat langsung menyembunyikan, dan melindungi pelaku dari masalah hukum,” ujar seorang penyidik di Polres Gianyar.
Menurut Waluya, alasan kelima lelaki itu menyerahkan diri lantaran ketakutan akibat mimpi buruk karena menganiaya korban hingga tewas.
“Kami juga masih mendalami, apakah antara pelaku dan korban sudah saling kenal atau tidak. Atau apakah para pelaku mengetahui jika korban adalah anggota ormas lain,” tutup Waluya. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta