BeritaPrima.com, Mojokerto - Disebut-sebut sebelum ditemukan tewas, Linda Suprihatin warga Dusun Gumeng, Desa Gumeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto sempat diancam oleh teman laki-lakinya. Pihak keluarga beranggapan, pembunuhan itu dipicu cinta segitiga.
Janda satu anak tersebut menjalin kasih dengan seorang pria berinisial A asal Kecamatan Trowulan. Namun, di tengah hubungan asmara itu muncul seorang pria yang pernah meneror Linda. Ancaman tersebut muncul lantaran Linda tak mau diajak jalan-jalan saat malam takbiran.
“Saya tidak tau jelasnya. Ia cerita ke kakak sepupunya. Katanya dihubungi teman dengan inisial G dan diancam juga. Tidak taunya malah seperti ini,” ungkap bapak Linda, Supadi (47), Rabu (13/7/2016).
Sementara, ibu Linda menambahkan, jika Linda pernah cerita ke kakaknya sebelum Lebaran kalau ditelepon teman laki-lakinya. “Panggilannya Gowang, katanya mau mengajak anak saya jalan-jalan pada malam takbir. Namun ditolak, kemudian anak saya diancam sama pria itu,” ungkap Sariati.
Kini pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya proses hukum ke pihak kepolisian. Mereka berharap, pembunuh anak satu-satunya tersebut segera ditangkap dan dihukum berat. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta