Ketenangan Jessica Diduga Hanya Kedok
BeritaPrima.com, Jakarta - Sebelum ditetapkan sebagai tersangka atas meninggalnya Wayan Mirna Salihin akibat racun sianida, sosok Jessica Kumala Wongso tampak tegar di depan media. Namun, menurut psikiater Hubertus Kasan Hidayat, itu bisa hanya sebagai kedok.
“Yang ia (Jessica) tampilkan tidak lazim. Psikiater kan kerjaannya nafsir emosi. Kita lihat pasien dengan alat ukur emosi. Nah, ada dugaan ketenangan Jessica itu justru untuk menutupi masalah,” kata Hubertus saat menjadi tamu dalam acara Indonesia Lawyers Club, Selasa 2 Februari 2016.
Saat didesak untuk menggambarkan sosok Jessica dilihat dari sisi kejiwaan, Hubertus menegaskan bahwa teman kuliah Mirna di Australia ini sebagai sosok yang tertutup.
“Orangnya tidak terbuka dan seperti menutupi sesuatu,” kata Hubertus.
Seperti diketahui sebelumnya, Jessica sempat dijadikan saksi kunci sebelum akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Pihak kepolisian yang dibantu beberapa ahli termasuk ahli kejiwaan menetapkan Jessica sebagai tersangka dengan minimal dua alat bukti. (feb)


