Sukmawati melanjutkan, G30S bukan hanya aksi tapi nama suatu grup tentara. Tapi mereka hanya segelintir orang saja, dari sebagian prajurit Cakrabirawa dengan dipimpin Letkol Untung, dari Kodam Jaya, yang dipimpin Kolonel Latief.
“Segelintir pasukan Angkatan Darat ini yang beraksi untuk menculik sampai kok ada pembunuhan juga,” kata Sukmawati.
Berdasarkan penelitian Sukmawati, di dalam curhat-curhat tahanan politik, menteri-menteri Kabinet Dwikora, semua kelompok G30S itu sangat kecewa Soeharto ternyata ingkar.
“Bagi mereka, kok jadinya dilibas? Mereka membantu melakukan aksi untuk awalnya,” kata Sukmawati.
Meski demikian, Sukmawati berpendapat Ketua Central Committe (CC) Partai Komunis Indonesia Dipa Nusantara Aidit bisa jadi memiliki kesalahan dalam insiden penculikan dan pembunuhan sejumlah jenderal itu. Namun, untuk PKI secara keseluruhan tak bisa dipersalahkan.
“Seluruh CC PKI, pengurus pusat, sebetulnya tidak tahu menahu. Mereka tidak mengadakan pemberontakan bersenjata,” tutur Sukma.
BeritaPrima.com Bicara Fakta
Sejarah jadi membingungkan generasi muda, yang tidak mengalaminya sendiri.