Memasuki babak kedua, tempo permainan agak melambat. Dalam situasi itu, Polandia memang masih beberapa kali mengancam Swiss lewat skema serangan balik.
Namun, Swiss yang berada dalam keadaan tertinggal, juga mulai gencar melakukan gempuran. Alhasil, barisan pertahanan Polandia pun terlihat kerepotan dalam menahan serangan Swiss
Sepuluh menit menjelang berakhirnya waktu normal, jerih payah para pemain Swiss membuahkan hasil. Swiss berhasil menyamakan kedudukan lewat sepakan akrobatik yang dilepaskan oleh Shaqiri.
Mendapatkan bola pantulan dari Eren Derdiyok, Shaqiri pun dengan percaya diri melepaskan tendangan akrobatik ke pojok kiri gawang Lukasz Fabianski. Gol spektakuler itu memaksa laga dilanjutkan ke babak tambahan.
Pada babak tambahan, Swiss masih tampil lebih dominan. Meskipun kondisi stamina mulai menurun, mereka terus melakukan penetrasi ke arah pertahanan Polandia.
Salah satu peluang emas Swiss tercipta pada menit ke-112. Umpan lambung Shaqiri ke kotak penalti disambut Derdiyok dengan tandukannya. Beruntun bagi Polandia, Fabianski masih mampu melakukan penyelamatan gemilang.
Pada menit ke-118, Derdiyok lagi-lagi nyaris mencetak gol lewat umpan Shaqiri dari sisi kiri. Akan tetapi, akibat kontrol yang buruk, Derdiyok gagal memanfaatkan peluang tersebut.
Hingga wasit Mark Clattenburg meniup peluit panjang, tak ada gol yang tercipta. Laga pun harus dituntaskan melalui drama adu penalti.
BeritaPrima.com Bicara Fakta