Sebaiknya Jangan Sabun Beberapa Bagian Tubuh Ini

mandisabunBeritaPrima - Selama ini banyak produk sabun mengklaim bisa mencerahkan kulit hanya dengan mandi. Namun, penelitian terbaru menyebutkan bahwa hal tersebut adalah salah.

Mandi setiap hari ternyata mungkin buruk bagi Anda. Dokter pun menyarankan untuk berendam dan mengoleskan pelembap pada kulit.

Cuaca dingin di musim penghujan ini dapat membuat jari jemari kulit menjadi kering. Kombinasi cuaca serta frekuensi mandi masyarakat Indonesia dapat membuat kulit menjadi kering, juga gatal bahkan kondisi kulit yang lebih parah seperti dermatitis dan eksim.

Lantas, apakah kita harus berhenti mandi dan terbiasa dengan aroma tubuh yang bau? Menurut dr Casey Carlos selaku asisten profesor dermatologi Universitas California, sangatlah sulit membuat orang-orang menggunakan sabun hanya saat mereka membutuhkannya.

Menurut dr Carlos, sabun dirancang untuk menghilangkan minyak tubuh sehingga membuatnya kering. Dia menyarankan penggunaan sabun hanya di bagian tubuh tertentu, seperti ketiak, selangkangan, telapak kaki, dan daerah tubuh yang menimbulkan bau. Lewati bagian tubuh seperti dada, punggung, lengan, dan kaki.

“Orang-orang tidak menyadari bahwa kulit memiliki kemampuan yang baik untuk membersihkan dirinya sendiri. Untuk menentukan suhu air, gunakanlah air suam-suam kuku, tidak panas. Dan, usahakan mandi dalam waktu yang singkat. Setelah itu, Anda perlu mengoleskan pelembap pada kulit,” jelas Carlos, seperti dilansir dari Today, Senin (19/1/2015).

Mandi sebenarnya dapat menjadi terapi bagi kulit kering karena berendam di dalam air suam-suam kuku dapat membantu kulit menyerap kelembapan. Dermatologis menyarankan untuk berendam selama 10-15 menit kemudian gunakan pelembap. Hal ini dapat membantu mengatasi kulit kering setelah mandi. (aud)

(Visited 7 times, 1 visits today)
Kategori: Kesehatan
Tags: mandi

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*