Terungkap, EO Pesta Bikini Pelajar Tipu Siswa SMA

EO Divine Production dituding melakukan penipuan siswa SMA.
BeritaPrima, Jakarta - Penyelenggara Pesta Bikini Pelajar yang belakangan bikin heboh ternyata banyak melakukan pelanggaran hukum. Selain lembaga event organizer (EO) bernama Divine Production itu tidak memiliki badan hukum ternyata juga melakukan penipuan.
Tuduhan penipuan dilancarkan oleh tiga siswa SMA 29 Kebayoran Lama yang ada di dalam video promosi pesta bikini pelajar mengaku ditipu oleh event organizer (EO) Divine Production.
Kepala SMA 29 Ratna Budiarti memaparkan, anak didiknya tidak menjadi salah satu panitia penyelenggara acara. Ketiganya mengaku ditipu oleh Divine Production saat melakukan sesi wawancara.
“Ketiga anak ini membuat pernyataan mereka tidak akan melakukan itu dan mereka pada saat diwawancara mereka tidak tahu akan dilibatkan dalam promosi undangan pesta tersebut dengan menggunakan busana bikini,” ungkap Ratna kepada wartawan, Jumat (24/4/2015).
Ratna meminta pemerintah untuk segera mengambil langkah konkret terkait acara pesta bikini pelajar itu. “Event seperti ini akan merusak moral generasi penerus bangsa,” simpulnya.
Ratna juga menuntut pihak EO agar nama baik sekolahannya dikembalikan. “Mohon betul kepada pihak Divine Production untuk membersihkan dan nama nama sekolah yang dicantumkan,” katanya.
Ratna menambahkan, EO acara pesta bikini pelajar telah merugikan dan mencoreng nama baik 16 sekolah yang tercantum sebagai pendukung acara pesta bikini pelajar itu.
“Itu betul-betul kesalahan Divine Production yang mengatasnamakan, mengkaitkan dan mencatut nama-nama sekolah. Ini benar-benar merugikan pihak sekolah,” tegasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, terdapat 16 SMA sebagai pendukung acara yang digarap Divine Production yang rencananya akan berlangsung pada 25 April 2015 di The Media Hotel and Towers di Jakarta Pusat. (feb)

