Berdasarkan data yang dirilis PLN Area Pamekasan yang membawahi empat kabupaten di Pulau Madura itu, jumlah tunggakan pelanggan listrik di empat kabupaten itu mencapai Rp17,7 miliar. Angka ini meningkat dibanding awal tahun 2015 yang hanya Rp14 miliar.
Dari jumlah itu, tunggakan untuk pelanggan PLN di Kabupaten Pamekasan sebesar Rp1,7 miliar. Salah satu desa yang terdata pelanggannya banyak menunggak ialah di Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Pamekasan.
“Makanya, kemarin Babinsa Posramil Kadur mendampingi petugas PLN melakukan penagihan di sana. Demikian juga dengan koramil-koramil lainnya yang ada tunggakan pembayaran rekening listriknya,” tutur Dandim.
Di desa ini terdata sebanyak 72 orang pelanggan menunggak membayar tagihan rekening listrik, dan setelah dilakukan penagihan oleh petugas bersama aparat TNI, sebanyak 38 orang pelanggan membayar saat itu juga.
“Sisanya akan membayar kemudian, karena mereka berdalih tidak punya uang. Tapi kami sarankan agar sebaiknya dicicil, jika mereka memang belum punya uang dan cara itu disetujui oleh petugas,” kata Babinsa yang melakukan pendampingan pada petugas PLN, Serda Moljai.
Menurut petugas lapangan PLN Rayon Pamekasan Sudarisman, yang menjadi kendala sebagian pelanggan PLN di Desa Bangkes, Kecamatan Kadur itu membayar tepat waktu, karena selama ini mereka terbiasa membayar setiap empat bulan sekali.
“Dulu kemungkinan ada yang menalangi, tapi sekarang sudah tidak ada. Tapi dalam kegiatan penagihan yang kami lakukan bersama Babinsa itu telah kami sampaikan, bahwa tidak ada sistem pembayaran empat bulan sekali. Pembayaran tagihan rekening listrik, sebulan sekali,” katanya. (ren)
BeritaPrima.com Bicara Fakta