Ulama dalam majelis di Arab Saudi menilai bahwa tokoh dalam Pokemon – yang harus dicari oleh pengguna dengan berjalan kaki – adalah berhala baru, yang berpeluang menyekutukan Tuhan.
Mereka berpendapat bahwa permainan itu akan membawa Arab Saudi kembali ke masa jahiliyah pra-Islam yang tidak bertuhan.
Beberapa ulama bahkan menyatakan patriotisme pada negara sebagai salah satu bentuk penyembahan terhadap berhala.
Secara umum, negara-negara Timur Tengah memang dikenal khawatir oleh penggunaan media sosial oleh kalangan muda yang semakin bertambah banyak.
Pemerintah di Kuwait dan Mesir sudah memperingatkan adanya potensi bahwa para pengguna Pokemon Go akan mengarahkan telepon pintar mereka ke lokasi-lokasi terlarang, seperti istana negara, masjid, fasilitas minyak, dan pangkalan militer. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta