BeritaPrima.com, Jakarta – Hingga saat ini, kasus dugaan hilangnya satu dari dua bayi kembar, putri ibu bernama Raudiah Elva Ningsih usai menjalani persalinan di Rumah Sakit Harapan Jayakarta (RSHJ), Cakung, Jakarta Timur, masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.
Dalam perjalanan kasus ini, pihak RSHJ telah membantah dan menyatakan, hanya satu bayi yang dilahirkan Raudiah dalam operasi sesar di rumah sakit itu.
Namun, Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jakarta Timur menyebut, tak mungkin hasil Ultrasonografi (USG) yang menyatakan bayi dalam kondisi kembar, salah atau tidak akurat.
Terkait tidak adanya kepastian dalam kasus ini, Raudiah kembali angkat bicara, dan menceritakan apa yang dia alami selama mengandung dua bayi kembar.
Dalam perbincangan di Kantor Polres Metro Jakarta Timur, Senin, 20 Juni 2016, Raudih menuturkan, sebelum memutuskan untuk melakukan persalinan di RSHJ. Dia dan suaminya telah melakukan USG, untuk memastikan kondisi kandungan.
Raudiah memeriksa kandungannya ke dua tempat, yakni Puskesmas Jatipadang, Pasar Minggu dan Rumah Sakit Budi Asih, dari kedua tempat itu, berdasarkan hasil USG, dipastikan secara positif, Raudiah mengandung dua bayi atau kembar alias gemili.
BeritaPrima.com Bicara Fakta