BeritaPrima.com - Legenda tinju Muhammad Ali ternyata telah mempersiapkan rencana pemakamannya secara detil dalam dokumen yang disebut “The Book.”
Isi secara detil dokumen tersebut akan segera diungkap jelang pemakaman Ali pada Jumat pekan ini. Dalam lembaran-lembaran tersebut, Ali mengungkapkan secara detil apa ucapan selamat berpisah yang ingin disampaikannya kepada dunia.
“Pesan yang ingin disampaikan (lewat upacara pemakaman) bukan berasal dari kami. Semuanya direncanakan sendiri oleh The Champ,”kata Timothy Gianotti, seorang pelajar nilai-nilai Idlam yang selama bertahun-tahun membantu perencanaan tersebut. The Champ yang dimaksud adalah Ali.
“Pesan kasih, nilai-nilai inklusif yang akan diperlihatkan dalam beberapa hari mendatang merupakan gambaran sesungguhnya dari pesan-pesan dia (Ali) kepada penduduk dunia.”
Ali, yang meninggal dunia di usia 74, menginginkan pemakamannya akan dihadiri para pelayat dari seluruh berbagai agama, namun dengan tetap menghormati tata cara menurut kepercayaan Islam yang dianutnya. Ia juga menginginkan para penggemar dari segala lapisan dapat memberi penghormatan terakhir.
Menurut rencana awal, jenazah Ali tadinya akan dibaringkan di Muhammad Ali Center di Louisville. Namun rencana ini kemudian ditolak isteri Ali, Lonnie yang khawatir orang-orang akan memenuhi tempat tersebut siang dan malam.
BeritaPrima.com Bicara Fakta