Abu Jibril Ngaku Bangga Anaknya Tewas Di Suriah

abujibril

Abu Muhammad Jibril Abdurrahman (Abu Jibril).

BeritaPirma, Jakarta - Meski sang anaknya tewas di Suriah, Abu Muhammad Jibril Abdurrahman (Abu Jibril) tidak akan mengambil jenazahnya untuk dibawa ke Indonesia. Dia memilih jenazah anaknya dimakamkan di sana bersama sembilan WNI lain yang mengalami hal serupa.

“Biarkan anak saya dimakamkan di sana. Kami bangga sekaligus ikhlas,” ungkap Abu Jibril, Jumat (27/3/2015).

Dia mengatakan tidak akan memberangkatkan keluarga besarnya ke Suriah. Mengingat, kondisi di Indonesia yang selalu memantau kepergian WNI ke Timur Tengah terutama Suriah.

“Kami akan mendoakan di sini, biarkan anak saya syahid di Suriah. Jenazahnya dimakamkan di sana bersama para mujahidin,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, putra Abu Jibril bernama Ridwan Abdul Hayyi tewas tertembak tank pasukan Suriah yakni dari kaum Syiah Rafidhan di Kota Idlib atau wilayah perbatasan Suriah dan Turki pada Kamis 26 Maret 2015.

Abu Jibril mengaku bangga dan bersyukur sang anak mati syahid di Suriah. “Alhamdulillah anak saya mati syahid di Suriah kemarin,” ungkapnya.

Dia menegaskan, putranya Ridwan Abdul Hayyi alias Abu Umar bukan anggota kelompok militan ISIS di Suriah, melainkan anggota Al-Qaeda. “Anak saya (mati) syahid (di Syuriah) melawan dan merebut Kota Idlib dari tangan Syiah, bukan ikut ISIS,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Ridwan Abdul Hayyi tewas tertembak tank pasukan Suriah yakni kaum Syiah Rafidhan di Kota Idlib atau wilayah perbatasan Suriah dan Turki pada Kamis 26 Maret 2015.

(dik)

(Visited 29 times, 1 visits today)
Kategori: Peristiwa

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*