Anggota TNI AL Dikeroyok Di Tanah Abang, Ini Kronologinya

Ilustrasi pengeroyokan.
BeritaPrima, Jakarta - Seorang anggota TNI AL, Serka Nanang Hidayat dikeroyok sejumlah orang tak dikenal di kawasan pasar malam, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2015) malam.
Peristiwa berawal ketika korban berkunjung ke pasar malam bersama sang istri bernama Noni untuk berbelanja. Nanang beserta istri dan anaknya saat itu menggunakan sepeda motor Yamaha Mio. Namun, saat keluar dari parkiran, tiba-tiba saja ada sebuah sepeda motor lain masuk ke dalam area parkir tersebut.
Motor tersebut lalu masuk dan menyenggol motor korban yang akan keluar, cekcok mulut pun tak terelakkan. Sekira enam orang tak dikenal itu langsung menghantam korban tanpa basa basi. Korban pun terkapar akibat pertarungan tidak seimbang.
Sedangkan istri korban hanya bisa menjerit melihat sang suami dipukuli bahkan diinjak-injak oleh pelaku. Serka Nanang kini dilarikan ke Rumah Sakit TNI AL Mintohardjo untuk menjalani perawatan medis.
Sementara itu Kepala Dinas Penerangan Lantamal IV Letnan Satu (Lettu) Bazisokhi Gea turut angkat bicara ihwal pemukulan terhadap anggota Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI AL Kelapa Gading, Serka Nanang Hidayat di pasar malam, kawasan Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta Pusat tadi malam.
Menurutnya, insiden itu dipicu saat korban ditabrak dari belakang oleh salah seorang pelaku.
Tidak terima ditabrak pelaku, korban pun menegurnya. Namun, lanjut Bazisokhi, bukannya meminta maaf pelaku malah membentaknya sehingga terjadilah cekcok mulut.
“Itu awalnya korban (Sersan Nanang Hidayat) mau pulang, di tempat parkiran kan jalannya sempit, setelah itu tiba-tiba motor yang dikemudikannya ditabrak. Nanang langsung menegur tapi malah cekcok mulut,” ungkapnya kepada Okezone, di Jakarta, Jumat (5/6/2015).
Perkelahian baku pukul pun terjadi antara keduanya. Si pelaku kemudian dibantu para rekannya, sehingga korban kemudian terpojok akibat kalah jumlah.
“Bukannya lerai malah berlanjut pemukulan, bahkan pelaku yang nabrak tadi dibantu teman-temannya,” imbuhnya.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka-luka cukup serius, sehingga harus dilarikan ke RS AL Mintoharjo. “Korban membutuhkan perawatan di rumah sakit,” tutupnya. (ren)

