Awas, Komplotan Begal Spesialis SPBU Kini Gentayangan

Ilustrasi begal motor.

Ilustrasi begal motor.

BeritaPrima, Jakarta - Aparat kepolisian meyakini, kasus perampokan dengan modus senjata api yang melukai Endang Suhendar (34), pegawai SPBU di Jalan Raya Cipayung Depok, tadi siang, dilakukan oleh kelompok yang sama dengan korban sebelumnya. Pada Rabu, 8 April lalu, Joko Santoso, pegawai SPBU Jalan Pekapuran, juga sempat dibegal.

“Jika dilihat dari gaya dan jenis pelurunya, kemungkinan ini komplotan yang sama. Mereka sama-sama menyasar pegawai SPBU yang hendak menyetor uang ke bank pada siang hari,” kata Kapolresta Depok, Komisaris Besar Ahmad Subarkah, Selasa (21/4/2015).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sejumlah saksi, diperkirakan komplotan perampok yang beraksi hari ini berjumlah tiga orang dengan menggunakan dua motor. “Mereka tidak mengenakan penutup wajah. Ini sedang kami gali keterangan para saksi untuk menggambarkan sketsa wajah para pelakunya,” ujarnya.

Saat ini, Endang Suhendar kondisinya sudah mulai membaik. Namun dia belum bisa dimintai keterangan karena masih syok dan dalam tahap pemulihan.

“Peluru yang mengenai korban hanya menyerempet pelipis mata. Tidak terlalu parah,” ujar Subarkah. Saat ini korban sudah dirujuk ke rumah sakit di Bogor, setelah sebelumnya mendapat pertolongan pertama di RS. Citama, Depok.

Kejadian nahas yang dialami Endang terjadi sekitar pukul 13.30 di Jalan Raya Cipayung, tepatnya di depan toko material. Komplotan rampok berdarah dingin itu berhasil kabur dengan membawa motor Honda Beat putih biru B 3934 EBX dan uang tunai Rp185 juta yang di simpan di bawah jok motor korban. Kasusnya kini dalam penyelidikan Polresta Depok.

Sedangkan kasus Joko terjadi pada 8 April saat korban yang kesehariannya bertugas di SPBU 34.16917, di Jalan Pekapuran Raya melintas di Jalan Ciherang, Sukatani.

Jaraknya hanya sekitar dua kilometer dari tempat ia bekerja. Joko yang tengah mengendarai Vespa bernopol B 4263 ED ini secara tiba-tiba dipepet oleh dua orang yang tidak dikenal menggunakan sepeda motor, sekitar pukul 14.30 WIB.

Setelah itu pelaku kemudian menodongkan senjata ke arah Joko serta mengancamnya. Joko pun memberikan perlawanan yang sengit kepada dua bandit jalanan itu. Akhirnya mereka terlibat duel sengit.

Lokasinya yang sepi membuat para pelaku dengan leluasa menjalankan aksi brutalnya. Pelaku pun kemudian mengeluarkan senjata tajam karena melihat kenekatan korbannya.

Hasilnya, korban pun mendapatkan luka bacok yang cukup serius, terutama di bagian tangan. Merasa belum puas, pelaku pun sempat memberondong korbannya dengan empat luka tembak. Beruntung, nyawa Joko masih selamat. Kasusnya kini ditangani Polresta Depok. (dik)

(Visited 53 times, 1 visits today)
Kategori: Peristiwa
Tags: #BegalMotor

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*