Ironis! Tawuran Maut di Depok Dipicu Rebutan Cewek

Ilustrasi pengeroyokan oleh massa.

Seorang remaja perempuan diduga menjadi penyebab tawuran maut di Jalan Keadilan, Sukmajaya, Depok pada Jumat dini hari.

BeritaPrima, Depok - O (16), seorang remaja perempuan diduga menjadi penyebab tawuran maut di Jalan Keadilan, Sukmajaya, Depok pada Jumat dini hari. O menjadi gadis rebutan dari dua kelompok remaja yang biasa nongkrong dengan sepeda motor di area tersebut.

Agus alias Burnok (16) tewas dalam kejadian itu. Burnok menjadi sasaran pengeroyokan dari AL (18) alias Y dan S (19) alias T bersama teman-temannya karena cemburu buta.

Pelaku dan kelompoknya juga menaruh hati pada O. Sedangkan Burnok dan O juga memiliki kedekatan spesial. “Mereka berawal dari adanya pertemanan, salah satu teman wanita dekat dengan korban dan pelaku.

Korban sempat menyinggung teman pelaku akhirnya merungsing percekcokan dua orang. Mereka tantang - tangangan janjian di lokasi. Korban spontan dikeroyok diduga oleh empat orang, kami tangkap dua yang lainnya masih buron,” tegas Kapolsek Sukmajaya, Kompol Agus Widodo, Sabtu (18/4/2015).

Pihaknya menduga adanya unsur berencana dalam penganiayaan tersebut. Hal itu didasari dengan banyaknya rakitan senjata tajam yang dibawa hingga SMS ancaman.

“Kami duga ada unsur berencana, seluruhnya tak ada yang pelajar, putus sekolah tak selesai posisi nganggur. Dari pendalaman berawal dari cekcok mulut. Adanya ketidaksukaan korban dan pelaku karena gadis bernama O sering bersama dengan korban yang juga punya perhatian khusus,” jelas Agus.

Ketika korban dan pelaku sampai di lokasi, korban sempat menunjukkan kekuatan dengan cara push up di depan kelompok pelaku.

“Menurut keterangan pelaku, korban push up untuk tunjukkan kekuatan. Namun, dari keterangan pelaku saat itu korban dibabat sempoyongan, langsung jatuh. Mereka bubar kabur naik motor,” kata Agus.

Gadis ABG yang diperebutkan, O (16) mengaku memang mengenal keduanya. Namun, ia membantah jika keduanya memperebutkan dirinya karena cemburu.

“Saya kenal sama korban dan pelaku, enggak tahu permasalahannya apa. Bukan pacar kok. Kita janjian, saya enggak tahu tiba-tiba diajakin doing di warung. Semua teman main,” kata O. (feb)

(Visited 15 times, 1 visits today)
Kategori: Peristiwa

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*