Brigadir Dedi Tewas Dengan 3 Tembakan, Briptu Sigiro Satu Tembakan

tembak3

Ilustrasi aksi penembakan.

BeritaPrima, Medan - Dua polisi yang tewas dalam insiden di Serdang Bedagai, Sumatera Utara (Sumut) masih diautopsi. Hasil pemeriksaan sementara, korban Brigadir Dedi mengalami tembakan tiga kali, sementara pelaku Briptu Sigiro tewas dengan satu tembakan.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sumut Kombes Pol Dr Setyo Purwanto menyatakan, saat ini ada tim yang melakukan autopsi terhadap kedua jenazah.

“Ada tim yang tengah melakukan autopsi,” kata Setyo di Rumah Sakit Bhayangkara, Medan, Rabu (29/4/2015) sore.

Tim yang terdiri dari enam ahli ini berasal dari Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Umum (RSU) dr Pirngadi.

Disebutkan Setyo, hasil pemeriksaan sementara terhadap jenazah Briptu Sugiro, ditemukan satu luka tembak. Peluru masuk dari dahi dan menyebabkan luka di bagian belakang kepala.

Sementara jenazah Brigadir Dedi, mengalami luka tembak di tiga tempat. Yakni luka tembak kaki kanan bagian betis, luka tembak di punggung dan luka di bagian kepala belakang.

Hingga pukul 18.00 WIB, proses autopsi masih berlangsung. Diperkirakan akan selesai dalam satu atau dua jam mendatang.

Brigadir Dedi Sofyan tewas ditembak di rumahnya di Desa Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, sekitar pukuol 11.30 WIB. Pelaku Briptu Sigiro merupakan rekan sesama polisi yang bertugas di Satpol Air Polres Serdang Bedagai.

Setelah menembak Dedi dengan senjata laras panjang jenis V2, pelaku bunuh diri dengan senjata yang sama. Empat selongsong peluru ditemukan di lokasi kejadian. (ren)

(Visited 54 times, 1 visits today)
Kategori: Peristiwa
Tags: #BakuTembak

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*