KAP Perjuangkan Hak-hak Buruh Perempuan

demoperempuan

Komite Aksi Perempuan (KAP) siap menggalang aksi guna membela hak-hak buruh perempuan.

BeritaPrima, Jakarta - Komite Aksi Perempuan (KAP) siap menggalang aksi guna membela hak-hak buruh perempuan. Pada peringatan hari buruh hari ini, KAP bergabung dengan organisasi buruh lainnya yang melakukan demo dari bundaran Hotel Indonesia (HI) menuju Istana Negara.

Dalam konferensi persnya yang digelar di Komnas Perempuan, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2015), KAP mengungkap berbagai permasalahan yang selama ini menimpa para pekerja perempuan. Oleh karena itu, KAP menyampaikan beberapa tuntutan kepada pemerintah.

Pertama, menuntut pengusaha/majikan memberikan perlindungan kerja terhadap para buruh perempuan. Kedua, menuntut pengusaha/majikan melakukan komitmen sesuai dengan UU (undang-undang) yang berlaku. Ketiga, menuntut pemerintah agar tidak membiarkan pelanggaran-pelanggaran, kekerasan, dan diskriminasi terjadi pada buruh perempuan dan menyelesaikan persoalan melalui mekanisme Hak Asasi Manusia (HAM).

Keempat, menuntut pemerintah menghormati CEDAW (Convention of the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women) serta semua undang-undang dan ratifikasi yang terimplementasi dalam gerakan non-diskriminasi dan non kekerasan terhadap buruh perempuan.

KAP merupakan gabungan dari berbagai organisasi lintas buruh dan juga buruh perempuan, seperti JALA PRT, Federasi Buruh Lintas Pabrik (FBLP), KSPI, KSPSI, KSBSI, Asosiasi Tenaga Kerja Indonesia (ATKI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta, KAAPRTBM, Urban Poor Consortium (UPC), Jerami jaringan Rakyat Miskin Kota (JRMK), Institut Perempuan, Kalyanamitra, Perempuan Mahardika, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), Institut Kapal Perempuan, Cedaw Working Group Indonesia (CWGI), SAPA Indonesia, Solidaritas Perempuan, New Land Community (NLC), LBH Jakarta.

(Agil Kurniadi)

(Visited 22 times, 1 visits today)
Kategori: Nusantara

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*