Kemenristek Dikti Dukung Peningkatan Daya Saing Bangsa

Memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2015, Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar upacara di halaman samping rektorat, Sabtu pagi (2/5/2015).
BeritaPrima, Kudus – Memperingati Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2015, Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar upacara di halaman samping rektorat, Sabtu pagi (2/5/2015). Upacara diikuti oleh para dosen, karyawan, dan perwakilan dari aktivis mahasiswa UMK.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) dalam upacara kali ini, Rektor UMK Dr. Suparnyo SH. MS. Dalam amanatnya, rektor membacakan sambutan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Prof. Mohamad Nasir.
Dijelaskan, bahwa memperingati Hari Pendidikan Nasional 2015 di lingkungan perguruan tinggi yang mengusung tema ”Dengan Hari Pendidikan Nasional, Kita Tingkatkan Mutu Pendidikan Tinggi, Riset dan Inovasi untuk Mendukung Daya Saing Bangsa”, mengingatkan pentingnya eningkatkan mutu pendidikan tinggi, riset dan inovasi untuk meningkatkan daya saing bangsa.
‘’Sebentar lagi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan mulai diberlakukan. Aliran barang, tenaga kerja terampil, dan investasi antar negara ASEAN, menjadi lebih bebas,’’ ujar Menristek Dikti dalam sambutannya yang dibacakan rektor UMK itu.
Menristek Dikti menjelaskan, ada dua cara pendidikan tinggi bisa memberikan dukungan terhadap daya saing bangsa. ‘’Pertama dengan menghasilkan tenaga trampil yang dibutuhkan lapangan, yang kedua adalah menghasilkan inovasi yang bisa memberikan manfaat ekonomis secara langsung bagi masyarakat,’’ tegasnya.
Untuk menghasilkan tenaga terampil dan inovatif, beberapa hal harus dilakukan oleh perguruan tinggi, antara lain pengembangan dan implementasi secara progresif an adanya sistem penjaminan mutu internal sesuai Standar Nasional Perguruan Tinggi (SNPT).
‘’Dengan ini, diharapkan pada 2019 bisa dicapai 15.000 Program Studi (Prodi) terakreditasi unggul, 194 perguruan tinggi terakreditasi unggul, 12.000 publikasi internasional, dan 30 produk yang bisa diproduksi masal,’’ ungkapnya.
Sinergi antara perguruan tinggi dengan industri, tuturnya, karenanya menjadi niscaya untuk kolaborasi inovasi yang bermanfaat pada masyakat. ‘’Pemerintah melalui Kemenristek Dikti, akan memberikan dukungan dalam bentuk kebijakan, program, dan anggaran agar perguruan tinggi bisa melaksanaan gerakan peningkatan mutu pendidikan tinggi, riset dan inovasi untuk mendukung daya saing bangsa,’’ tandasnya. (feb)

