Wilayah KLB Demam Berdarah di Jatim Makin Meluas
BeritaPrima, Surabaya - Wilayah berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jawa Timur kian luas. Sebelumnya, terjadi di 15 kabupaten/kota. Hari ini, Jumat 30 Januari 2015, Gubernur Jatim, Soekarwo, mengumumkan sebanyak 21 kabupaten/kota berstatus KLB Demam Berdarah.
Sebanyak 15 kabupaten/kota, sebelumnya yaitu kota/kabupaten Jombang, Banyuwangi, Probolinggo, Kediri, Sumenep, Pamekasan, Nganjuk, Trenggalek, Mojokerto, Madiun, Magetan, Ponorogo, dan Lamongan.
Kini bertambah enam kabupaten/kota yaitu, Tulungagung, Kota Kediri, Pasuruan, Ngawi, Pacitan, dan Bangkalan.
Dinas Kesehatan Pemprov Jatim mencatat sedikitnya 2.557 kasus sejak 1 Januari 2015.
“Meningkat 155,3 persen dibandingkan bulan yang sama di tahun 2014. Pada bulan Januari 2014, jumlah penderita sebanyak 980 kasus,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jatim, Harsono.
Jumlah penderita terbanyak ada di Sumenep (289 penderita), Jember (239), Pacitan (150), Jombang (136), dan Tulungagung (134). Selama Januari, 49 orang di Jatim meninggal dunia akibat demam berdarah.
Terkait itu, Soekarwo minta agar kepala daerah yang wilayahnya dinyatakan KLB DBD agar menangani persoalan demam berdarah seperti yang sudah diatur.
“Sudah saya instruksikan langsung melalui surat, dan kepala daerah wajib menanganinya dengan cara KLB,” katanya.
Masyarakat juga diminta ikut mencegah mewabahnya nyamuk aedes aegypti, antara lain dengan gerakan 3M, yakni mengubur, menguras dan menutup. (ren)

