Banjir Yogyakarta Mencapai 1 Hingga 3 Meter, Sejumlah Akses Terputus

Banjir di Yogyakarta mencapai 3 meter, sehingga menutup sejumlah jalan raya.
BeritaPrima, Yogyakarta - Hujan besar yang terjadi para Rabu (22/4/2015) malam menyebabkan sejumlah titik di Yogyakarta banjir. Di sejumlah tempat, banjir bahkan mencapai antar 1 hingga 3 meter.
Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Yogyakarta, banjir mencapai ketinggian tertinggi di sekitar Tegalrejo. Ketinggian banjir mencapai lebih dari 3 meter.
“Ketinggian mencapai 340 centimeter,” kata Ratri, petugas BPBD Yogyakarta saat dihubungi Kamis (23/4/2015) dini hari.
Selain itu, banjir setinggi 3 meter juga merendam jembatan Sardjito. “Pada pukul 20.58 air setinggi 300 centimeter di jembatan Sardjito lama,” tutur Ratri.
Wilayah lain yang tercatat mengalami banjir parah adalah Sayidan. Menurut Ratri, ketinggian air di Sayidan tercatat lebih dari 1 meter. “Pada pukul 20.43 air naik sampai 120 centimeter,” ucapnya.
Banjir ini menyebabkan sejumlah akses jembatan dan jalan terputus. Salah satunya yang terjadi di kawasan Sayidan. Ratri menjelaskan, air yang mulai meluap pukul 20.30 kemudian naik hingga melewati jembatan Sayidan pada pukul 20.38.
“Akses jembatan pun terputus. Karena pada pukul 20.43 air mencapai ketinggian 120 centimeter,” kata Ratri.
Putusnya akses jembatan juga terjadi di kawasan Wonokerto, Turi. Banjir menggenang jembatan Pulesari yang menyebabkan aksesnya tidak bisa dilalui. “100 persen tidak bisa dilewati,” ucap Ratri.
Banjir juga menyebabkan ruas Jalan Raya Pakem-Turi lumpuh. “Ada aspal tergerus, ini menyebabkan akses jalan terputus,” lanjutnya.
Banjir setinggi 3 meter juga merendam jembatan Sardjito. “Pada pukul 20.58 air setinggi 300 centimeter di jembatan Sardjito lama,” tutur Ratri. (ren)

