Kisah Ayah & Anak Tewas Terseret Truk Sejauh 20 Meter

Ilustrasi korban tewas.

Ilustrasi korban tewas.

BeritaPrima, Medan - Supardi (39) dan anaknya HS (17), warga Desa Silo Lama, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, tewas setelah sepeda motor Honda GL Pro BK 3360 QQ yang mereka kendarai, bertabrakan dengan sebuah truk bernopol polisi BA 9986 EU. Kecelakaan itu terjadi di Jalan Lintas Sumatera Ruas Medan-Rantauprapat, tepatnya di Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.

Informasi yang dihimpun, Sabtu (23/2/2015), kecelakaan itu terjadi saat Supardi memacu sepeda motornya dengan kecepatan tinggi menuju arah Rantauprapat. Karena kondisi jalan yang kurang rata, Supardi kemudian mengambil jalur kanan melewati pulau jalan.

Namun ia tak sadar, sebuah truk dari arah Rantauprapat menuju Medan sudah berada di depannya. Tabrakan pun tak terelakkan.

Supardi dan anaknya, bahkan sempat masuk ke kolong truk dan terseret sejauh 20 meter. Akibatnya kaki dan tangan ayah dan anak itu patah. Mereka juga mengalami luka di bagian kepala yang sangat serius akibat benturan yang cukup keras dengan bumper truk tersebut.

Kanit Lakalantas Polres Asahan, Ipda D Butarbutar saat dikonfirmasi, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menduga kecelakaan itu terjadi karena korban Supardi gugup begitu melihat ada truk di depannya.

“Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi. Supardi memang ngebut. Lalu dia oleng sebelum akhirnya menabrak truk itu,”jelasnya.

Iptu Butarbutar menyebutkan, saat ini pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pengemudi truk yang berhasil melarikan diri usai tabrakan tersebut.

“Identitas sopirnya kita belum tahu. Ini masih kita telusuri, dari kepemilikan truk tersebut,”tukasnya. (feb)

(Visited 10 times, 1 visits today)
Kategori: Peristiwa
Tags: tewas

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*