KSPI : 150.000 massa akan turun pada Hari Buruh Sedunia

Sekjen KSPI Muhammad Rusdi

Sekjen KSPI Muhammad Rusdi

BeritaPrima,Jakarta – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menurunkan massa dalam jumlah yang besar dalam memperingati hari buruh sedunia (May Day) pada Jumat mendatang.

Hal itu disampaikan Sekjen KSPI Muhammad Rusdi dalam acara konferensi pers dengan wartawan di ruang meeting Hotel Mega Pro di Jalan Proklamasi, Jakarta, (29/4/2015) siang. Menurutnya aksi terbesar ini merupakan aksi damai dan bukan tindakan anarkis seperti yang didengungkan oleh para pejabat pemerintahan.

Melalui pantauan BeritaPrima, Rusdi yang hadir bersama para petinggi KSPI termasuk Agung Riyanto dari aktivis honorer buruh, Widadi RS yang juga menjabat sebagai vice president KSPI dan Yudi Winarno dari tim pembebasan outsourcing serta Arif dari delegasi Pekerja BUMN.

Rusdi optimistis massa yang hadir dalam acara May Day kali ini akan diikuti lebih dari 100.000 massa yang akan memadati ibukota. Massa yang datang kebanyakan berasal dari daerah Jabodetabek ditambah para pekerja dari Karawang, Purwakarta, Banten, dan berbagai daerah lainnya.

“KSPI pada May Day lusa akan merjunkan 100.000 ribu massa, bahkan jika ditambah total massa yang ada di Jabodetabek maka akan menjadi 150.000. Massa yang hadir sendiri akan melakukan long march dari HI menuju Istana Negara yang dimulai pada pukul 10.00”, tutur Rusdi.

Selain itu, ia mengungkapkan seluruh kota besar di Indonesia juga akan melakukan aksi yang sama dengan yang ada di Jakarta. “Di Medan, Semarang, Surabaya dan kota besar lainnya kami juga telah berkonsolidasi untuk melakukan aksi di pusat pemerintahan. Ini semua dilakukan demi kesejahteraan buruh”, lanjut Rusdi.

Pada sore harinya, Rusdi melanjutkan, massa yang tersisa akan diarahkan menuju Gelora Bung Karno Senayan untuk melanjutkan aksi. Rusdi menyampaikan bahwa aktivis buruh Internasional, Pimpinan DPR-MPR dan dari berbagai lembaga swadaya masyarakat akan datang untuk mendengar aspirasi mereka.

Aksi buruh tersebut bertujuan untuk menyerukan kepada pemerintahan Joko Widodo agar memperhatikan nasib buruh dan pekerja outsourcing. Mereka menuntut Presiden Jokowi untuk menyelesaikan masalah buruh dan pekerja dengan 10 tuntutan yang tertuang dalam press rilis.

(Ichsan Husyaifi)

(Visited 45 times, 37 visits today)
Kategori: Peristiwa
Tags: #MayDay

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*