Perempuan Ini Ngaku Identitasnya Dicatut WNI Yang Hilang di Turki

Suroya Chalid, warga Surabaya yang tinggal di Jalan Sutorejo Tengah V/ 51 Surabaya.
BeritaPrima, Surabaya - Satu dari 16 WNI yang hilang di Turki tercatat dengan nama Suroya Chalid, warga Surabaya yang tinggal di Jalan Sutorejo Tengah V/ 51 Surabaya. Ternyata, nama Suroya dicatut karena yang bersangkutan kini berada di Surabaya dan tidak bepergian ke Turki.
Suroya pun mengaku heran namanya masuk daftar WNI yang hilang di Turki.
“Saya memang pernah pergi ke luar negeri sekali, saat 1997 dan hanya umroh,” kata Suroya, sambil menunjukkan paspor dan identitasnya, Jumat (13/3/2015).
Suroya mengungkapkan, ia juga bertanya-tanya ketika mengetahui nama dan alamat rumahnya sama persis dengan WNI yang hilang, namun dengan foto yang berbeda.
“Padahal saya tidak pernah kehilangan identitas KTP atau yang lain,” kata Suroya.
Dia meyakini, ada pemalsuan identitas dan paspornya untuk pergi ke Turki. Suroya juga merasa sangat terganggu dengan pemberitaan yang menyebutkan namanya dan ikut diduga bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
“Saya minta ini diluruskan, ini jelas merugikan,” kata dia.
Sebelumnya, sebanyak 16 WNI dinyatakan hilang di Turki setelah memisahkan diri dari robongan tur wisata yang diikutinya. Setibanya di Bandara Attaturk, Turki, pada tanggal 24 Februari 2015, mereka memisahkan diri dan tidak bergabung kembali dengan rombongan tur hingga waktunya pulang ke Indonesia. Diduga, mereka bergabung dengan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
(ren)

