Ratna Sarumpaet Ungkap Alasannya Berbalik Tak Mendukung Ahok

Ratna-SarumpaetBeritaPrima.com, Jakarta - Nama aktivis hak asasi manusia (HAM) Ratna Sarumpaet belakangan disebut-sebut pasang badan melawan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam penggusuran warga Pasar Ikan, Penjaringan, Jakarta Utara. Siapa sangka, sosok yang terbilang vokal menentang Ahok ini dulunya pernah mendukung mantan Bupati Belitung Timur itu.

“Dulu dia datang ke rumah saya, dia minta dukungan saya waktu dia masih ngumpulin KTP, sebelum ketemu Jokowi. Dan saya orang yang langsung salam dia. Justru karena dia minoritas, saya bilang Indonesia harus belajar menerima pemimpin tidak dari latar belakang agama atau etnis,” kata Ratna di Gedung DRPD DKI, Senin (18/4/2016).

Namun, Ratna menarik dukungannya begitu muncul sejumlah kebijakan Ahok yang kontra kemanusiaan dan diwarnai kekerasan. Di antaranya saat penggusuran di Kampung Pulo, serta ketika Ahok melarang pemotongan hewan kurban di masjid dan sekolah.

“Tapi enggak lama memerintah, malah urusan agama saya diacak-acak, soal kurban lah dicampuri, dan itu saya mulai terganggu. Tetapi yang paling menganggu saya adalah kekerasan di Kampung Pulo. Dan sejak itu pula dia merasa bahwa aku adalah musuhnya,” jelas dia.

Ratna mengatakan tak akan gentar melawan tindak sewenang-wenang Ahok kepada rakyat Jakarta.

“Biarin saja, tetap saja itu tidak akan menghentikan saya melawan kekerasan yang dia buat,” tukas dia. (feb)

(Visited 32 times, 1 visits today)
Kategori: NewsMaker

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*