Sejumlah Senjata Api dan Granat Aktif Ditemukan di Wilayah Perbatasan

senjata-amunisi

Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Toto Rinanto memeriksa senjata dan munisi yang ditemukan masyarakat di wilayah perbatasan Malaysia, Kamis (5/4/2015). (Foto: BeritaPrima.com/trb)

BeritaPrima, Jakarta – Masyarakat di Entikong, Putussibau dan Kapuas Hulu di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, Kalimantan Barat menemukan sejumlah senjata api, granat dan amunisi aktif. Seluruh rangkaian benda berbahaya tersebut kemudian diserahkan kepada Batalyon Indfantri 315/Garuda dan Satgas Yonif-501/Bajra Tudha pada Kamis (5/2/2015).

Panglima Kodam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Toto Rinanto dengan bangga mengapresiasi penyerahan senjata dari masyarakat itu. Menurutnya, komunikasi antara masyarakat dan TNI telah terbangun dan terbentuk dengan baik. Hal ini menciptakan suasana yang aman.

“Saya merasa bangga dengan TNI perbatasan. TNI berhasil menjaga keamanan teritorinya,” kata Toto.

Senjata berbahaya yang ditemukan tersebut berupa 3 pucuk senjata api laras panjang, 9 pucuk senjata api rakitan laras panjang, 2 pucuk senjata api laras pendek jenis revolver, 5 granat aktif, 3 butir amunisi berukuran 7,62 mm dan 29 butir amunisi untuk senjata M16 berukuran 5,56 mm.

Toto juga mengungkapkan bahwa selama ini kejahatan di wilayah perbatasan semakin rawan dan tak terkendali. M isalnya saja penyelundupan barang ilegal berupa bahan bakar minyak (BBM), minuman keras, bahan kayu, narkotika, sembako hingga human trafficking atau penjualan manusia dari Indonesia ke Malaysia.

Toto mengintruksikan kepada anggotanya yang menjaga perbatasan agar selalu waspada. Hal ini membuat sejumlah tugas pengamanan khususnya TNI agar tetap memperkuat peran persatuan antar anggota maupun masyarakat.

“Kebetulan tahun ini juga ada penambahan 25 unit pos pengamanan perbatasan dari 45 unit pos yang sudah ada. Dari 45 pos sebelumnya, 22 pos pengamanan perbatasan akan direnovasi,” lanjut Toto.

(Ichsan Husyaifi)

(Visited 9 times, 1 visits today)
Kategori: Nusantara

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*