Pembangunan Fly Over Markas Wangi, Depok Butuh Rp3 Triliun

flyoverBeritaPrima.com, Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membutuhkan dana sekira Rp3 tiliun untuk membangun jembatan layang (fly over) di Jalan Margonda, Jalan Kartini, Jalan Dewi Sartika, dan Jalan Siliwangi (Markas Wangi).

Pembangunan fly over tersebut dirasa mendesak melihat kemacetan di Kota Depok semakin parah. Rencana pembangunan fly over berada di sekitar stasiun Kereta Rel Listrik (KRL) yang ada di Depok, dan kerap menjadi simpul kemacetan.

“Jika kita punya fly over Markas Wangi, maka masyarakat langsung naik fly over,” kata Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Depok, Manto di Balaikota Depok, Jumat (16/10/2015).

Manto menambahkan, selain itu fly over Markas Wangi dapat memperlancar perlintasan kereta yang tak perlu lagi dilintasi kendaraan. Contohnya, fly over Arif Rahman Hakim yang berada di atas perlintasan Stasiun Depok Baru.

“Kalau kita punya fly over Markas Wangi kendala macet dapat ditanggulangi, perlintasan kereta juga akan terurai kemacetannya. Lalu ke arah Margonda bisa langsung, ke Sawangan juga langsung belok,” tegas Manto.

Namun, melihat anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp3 triliun sangat besar, bahkan melebihi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemkot Depok, manto menambahkan, pihaknya berharap pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pekerjaan Umum dapat membantu Pemkot Depok dalam pembangunan fly over Markas Wangi.

“Sepertinya belum bisa dibangun 2016, kami belum tahu apakah pemerintah pusat bisa bantu karena anggarannya butuh Rp 3 triliun,” jelasnya. (feb)

(Visited 19 times, 1 visits today)
Kategori: Metro
Tags: #FlyOver

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*