Angka risiko penyakit akan meningkat jika jam bekerja lebih dari 40 jam, dan meningkat secara drastis jika jam bekerja di atas 50 jam. Menurut Prof Dembe, hal ini kemungkinan karena wanita harus menghadapi berbagai peran dalam hidupnya.
“Mereka harus menyeimbangkan peran antara mengasuh anak, pekerjaan rumah tangga, serta mencemaskan kesehatan setiap orang,” katanya.
Selain itu, tambah Prof Dembe, bekerja lembur dapat mengganggu pola tidur seseorang dan membuat tubuh berada dalam kondisi stres yang terus-menerus.
Sementara itu, menurut Dr Nieca Goldberg, direktur medis untuk kesehatan wanita di New Yorks University’s Langone Medical Centre, mengatakan bahwa risikonya akan lebih buruk pada ibu single parent yang punya waktu lebih sedikit untuk menjaga kondisi kesehatan mereka dan memasak makanan yang layak.
Dr Goldberg memahami bahwa wanita juga harus bekerja agar dapat memiliki penghasilan, tapi dia menyarankan agar para wanita juga harus menyisihkan waktu untuk diri mereka sendiri. “Jernihkan kepala Anda,” sarannya. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta