Pengemudi Penyebab Tabrakan Maut Diduga Mabuk

kecelakaanmaut2BeritaPrima, Jakarta - Kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga mobil (sebelumnya ditulis empat mobil), dan enam sepeda motor di Jalan Sultan Iskandar Muda, Arteri, Pondok Indah, Jakarta Selatan, telah menewaskan 4 orang. Satu orang diantaranya bernama Wahyu Anggoro (48).

“Ada tiga mobil dan enam motor. Korban meninggal tiga orang. Baru satu yang berhasil diketahui identitasnya, yakni Wahyu Anggoro (48),” ujar operator Traffic Management Center Polda Metro Jaya, Brigadir Gery saat dihubungi, Selasa (20/1/2015).

Menurut dia, Wahyu beralamat tinggal di Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Dia merupakan pengendara sepeda motor Honda Megapro. “Korban meninggal dan luka-luka langsung dibawa ke Rumah Sakit Pondok Indah,” jelasnya.

Penyebab kecelakaan maut ini lantaran pengemudi Mitsubishi Outlander sport B 1658 PJE mengemudikan kendaraannya secara ugal-ugalan. Diduga pengemudi dalam keadaan mabuk, polisi pun berencana melakukan tes urine.

“Pengendara mobil akan kita cek urine-nya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Martinus, Rabu (21/1/2015).

Menurut Martinus, kecelakaan yang telah menewaskan tiga orang meninggal dunia dan empat orang luka-luka itu, bermula saat mobil melintas di depan Holland Bakery yang berjalan dari arah utara menuju ke selatan.

“Di situ mobil menabrak dua motor, yakni motor dengan nomor polisi B 4492 RQ dan B 3060 BSM,” jelasnya.

Lebih lanjut, dia menuturkan, pengemudi Mitsubishi Outlander sport tidak menghentikan laju kendaraan melainkan semakin melaju dengan kecepatan tinggi.

“Setelah itu terjadi lagi kecelakaan di depan SPBU Kostrad menabrak mobil Avanza B1318 TPJ, Mitsubishi pick up B 9852 AP, serta tiga motor lainnya dengan nopol B 3316 SPE, B 6684 TON, dan B 6535 AM,” ujarnya.

Martinus menambahkan, akibatnya, tiga korban meninggal dunia dan langsung dibawa ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan. “Empat korban luka-luka juga langsung dibawa ke RS Fatmawati,” tutupnya. (dik)

Kategori: Metro

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*