BeritaPrima.com – Sebelum debat calon presiden (capres) AS 2016 dihelat pada Senin 26 September pukul 21.00 waktu setempat, ada satu sosok di luar panggung yang dianggap berjasa menyukseskan jalannya acara. Dialah Philippe Reines, konsultan politik dan media yang dikenal sebagai pengikut Hillary Clinton yang setia.
Namun jelang perdebatan paling menyedot perhatian tersebut, Reines menanggalkan dukungannya untuk Hillary dan mengambil rupa sebagai lawan politiknya. Selama berperan sebagai Donald Trump, Reines pun tak sungkan-sungkan membuka semua aib Hillary atau melontarkan cemoohan padanya.
“Sempurna sekali,” kata Michael Feldman, mantan staf Wapres AS Al Gore, mengomentari penampilan temannya, Reines dalam menirukan capres Republik tersebut, seperti dikutip dari New York Times, Rabu (28/9/2016).
Tanpa rambut pirang, Reines berpidato dengan gaya khas Trump. Dia menyindir mantan bosnya soal surel pribadinya yang mencurigakan, menanyakan tentang penyakitnya yang sepertinya sangat parah sampai-sampai begitu dirahasiakan hingga mengungkit kasus perselingkuhan suaminya, Bill Clinton dengan staf Gedung Putih, Monica Lewinsky.
Reines adalah mantan kepala pertahanan, penegak hukum dan penyaring informasi Hillary semasa menjadi senator dan menteri luar negeri. Belasan tahun mengikuti Hillary, dia tahu persis luar dalam perempuan tersebut. Sosok Raines yang terkenal cerdas dan tajam nyatanya selain dekat dengan Hillary juga berkawan baik dengan Trump.
Meski begitu, loyalitasnya tetap untuk capres Demokrat. Berkelakar soal Hillary hanya sebatas bermain peran.
Aksi Reines menirukan Trump memang umum dilakukan di Amerika Serikat jelang debat kandidat. Pada pemilihan presiden AS 2012, menteri luar negeri AS John Kerry yang saat itu masih menjadi senator pernah bermain sebagai Mitt Romney dan mengejek Barack Obama. Di sisi lain, Senator Rob Portman dari Ohio menirukan Obama untuk melatih keterampilan debat Romney.

Pertunjukannya terkesan untuk menjatuhkan mental orang yang dicelanya, tetapi pada praktiknya hal tersebut menjadi persiapan yang bagus bagi orang yang dicemooh. Untuk itulah, Brian Fallon dari staf informasi dan media Hillary tak hentinya memuji Reines atas ketangkasannya memerankan miliarder AS tersebut. Menurutnya, berkat Reines-lah, sang mantan ibu negara bisa menangkis semua isu sensitif yang diarahkan padanya selama debat capres perdana. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta