Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Sabtu , 20 Agustus 2016
muslimchina

Pertama Kalinya, Pemerintah China Berharap Muslim Gembira Rayakan Ramadhan

SyariahCenter.com - Pemerintah China berharap komunitas Muslim di sana, termasuk Uighur dapat merayakan Ramadan dengan gembira. Padahal, di sisi lain mereka menerapkan sejumlah larangan yang menekan komunitas Muslim.

Dalam laman resmi Kota Korla, Xinjiang, pemerintah lokal mengeluarkan peringatan yang berisi larangan kepada anggota partai, kader, PNS, pelajar, dan anak-anak untuk berpuasa Ramadan serta tidak mengambil bagian pada aktivitas keagamaan serta pergi ke masjid.

“Ramadan adalah saat yang tepat bagi kami para Muslim untuk memurnikan hati, menguatkan pikiran, dan memperdalam ibadah. Tapi, warga non-Muslim sekitar masih membutuhkan kue dan pelayanan kami,” ujar Mayis Hagei, pembuat kue di Provinsi Gansu kepada China Daily. Para pemilik restoran dan toko memilih tetap membuka usaha seperti biasa sepanjang bulan Ramadan.

China memiliki sekitar 20 juta penduduk Muslim dan kawasan barat jauh Xinjiang adalah rumah bagi 10 juta Muslim Uighur. Mereka kerap mendapat tekanan setelah Xinjiang dinyatakan masuk ke dalam kedaulatan China, seperti pelarangan menggunakan hijab, memanjangkan jenggot, dan penggunaan bahasa Uighur.

Tahun lalu, Pemerintah China memerintahkan toko-toko di Xinjiang menjual alkohol dan rokok atau ditutup. Langkah ini dipandang sebagai upaya melemahkan pengaruh Islam di wilayah tersebut.

Tekanan itu menimbulkan reaksi cukup keras dari Muslim Uighur. Sejumlah aksi perlawanan mereka lancarkan seperti kasus penusukan di Stasiun Kereta Kunming.

Selanjutnya >>

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *