BeritaPrima.com, Ponorogo - Demi melaksanakan ibadah haji, seorang petani asal Ponorogo, Jawa Timur tetap berangkat walaupun sedang sakit stroke.
Meskipun untuk berjalan harus mengenakan tongkat, ia berharap bisa melaksanakan ibadah haji dengan khusuk menjadi haji mabrur dan mendapat kesembuhan.
Suyamto (56), jamaah haji asal Desa Sidorejo, Ponorogo ini tetap berangkat haji, sama seperti jamaah haji lainnya ia juga mengikuti kegiatan manasik haji dan pamitan bersama di pendopo kabupaten.
Ia mengaku, saat mendaftar haji 2006 kondisinya sehat. Namun dua tahun terakhir ia terkena serangan darah tinggi hingga akhirnya stroke, sebagian anggota tubuhnya tak berfungsi untuk berjalan, meski kondisinya sakit, petani melon ini tidak menyerah.
“Semoga menjadi haji yang mabrur. Saya yakin, dengan doa-doa dari keluarga dikabulkan. Semoga saya bisa melaksanakan semua rukun haji dan bisa sembuh,” kata Suyamto, Kamis (18/8/2016).
Niatannya dan tekatnya untuk berangkat ihrom tahun ini sudah bulat, ia merasa terpanggil untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima ini. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta