Pilkada Serentak 2015 Bisa Picu Turbulensi Politik

Anggota KPU Ferry Kurnia

Anggota KPU Ferry Kurnia

BeritaPrima, Jakarta - Komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah, mengatakan bahwa penyelenggaraan Pilkada Serentak 2015 bisa menimbulkan turbulensi politik. Oleh karenanya, KPU selalu mengingatkan kepada KPU Daerah untuk mempersiapkannya dengan baik.

“Pilkada ini berbeda dengan kegiatan kedinasan, kegiatan kelembagaan. Kegiatan infrastruktur kedinasan, seperti target pembangunan jembatan bisa berlaku mundur beberapa bulan jika anggarannya tidak ada,” ujarnya dalam diskusi “Tahapan Pencalonan Pilkada di Depan Mata, Bagaimana Kesiapan KPU, Bawaslu dan Pemerintah Daerah” di Gedung Bawaslu, Jakarta, Jumat (21/5).

Pilkada, Bagi Ferry, harus tetap diselenggarakan sesuai target atau ketentuan yang telah ditetapkan bersama. “Pilkada ketika sudah masuk tidak bisa seperti itu, bisa terjadi turbulensi politik yang sangat dahsyat. Ini penting dipahami bersama,” tegas Ferry.

Ferry juga menyinggung hal terkait dua daerah yang hingga kini belum menyelesaikan atau menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Dua daerah tersebut adalah Kabupaten Baru dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan di Sulawesi Selatan.

(Agil Kurniadi)

(Visited 12 times, 2 visits today)
Kategori: Pemilu

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*