Presiden Assad Sebut Strategi Inggris Perangi ISIS Bagai Lelucon
BeritaPrima.com – Presiden Suriah, Bashar al-Assad mencibir upaya serangan udara Inggris terhadap ISIS di Suriah. Assad meyakini gempuran-gempuran Inggris dengan tujuan memusnahkan kelompok teroris yang diibaratkan kanker itu bakal gagal.
|
Pilihan Redaksi
|
“Mereka (Inggris) akan kembali gagal. Anda tak bisa memotong bagian kecil dari kanker saja. Anda harus mencabut kankernya,” ketus Assad, sebagaimana dikutip Reuters, Minggu (6/12/2015).
“Operasi semacam itu hanya seperti memotong bagian dari kanker itu sendiri. Hal itu hanya akan membuat kanker menyebar ke tubuh lebih cepat,” tambahnya.
Tidak hanya itu, Assad juga menyatakan serangan udara Inggris ke Suriah sebagai suatu tindakan yang ilegal. “Serangan (Inggris) itu berbahaya dan ilegal, serta hanya akan jadi bantuan tersendiri kepada teroris, seperti yang terjadi selama ini setelah koalisi memulai operasinya,” imbuh Assad.
Strategi lain di mana Perdana Menteri (PM) Inggris, David Cameron membutuhkan 70 ribu pasukan bantuan dari oposisi Suriah untuk mengalahkan ISIS, hanya dianggap lelucon oleh Assad.
“Ini episode baru dari serial lelucon klasik David Cameron. Di mana mereka? Di mana 70 ribu pasukan moderat (oposisi) yang dia bicarakan? Tidak ada 70 ribu (oposisi). Bahkan tidak ada tujuh ribu (oposisi di Suriah),” tuntasnya. (aud)

