BeritaPrima.com, Surabaya - Selama hampir dua tahun, aktivitas penebangan di Bandara Juanda Surabaya akan terganggu.
PT Angkasa Pura 1 Juanda akan memulai aktivitas proyek membongkar total runway (overlay) bandara internasional yang berlokasi di Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jatim itu.
Overlay di Bandara Juanda itu dijawalkan akan dimulai Senin (18/7/2016) besok malam.
“Sesuai rencana, overlay ini akan dilakukan mulai pukul 22.00 hingga 05.00,” terang Manager Operasi PT Angkasa Pura 1 Juanda, Haruman Sulaksono, Minggu (17/7/2016).
Selama jam itu, aktivitas penerbangan di bandara tersebut akan terhenti.
Tidak boleh lagi ada pesawat yang take off maupun landing. Semua pesawat yang terbang di jam-jam itu akan digagalkan. Tidak satu pun pesawat diperkenankan melakukan aktivitas penerbangan di bandara.
“Kami telah menggelar koordinasi dengan pelaksana proyek overlay itu pada Jumat kemarin. Senin besok (hari ini) akan diyakinkan kembali untuk mengecek kesiapan terkini,” kata Haruman.
Sebelumnya, PT Angkasa Pura 1 Juanda juga pernah memanggil semua air lines yang melayani penerbangan di Bandara Juanda. Segala kemungkinan dan dampak dibicarakan. Sebab, selama hampir dua tahun, runway bandara tersebut akan dibongkar total.
Semula, jadwal awal overlay digelar Mei 2016. Namun kemudian molor hingga saat ini. Namun saat ini sudah ada kepastian rencana bongkar total runway spanjang 3 KM itu nanti malam.
“Ini emergency. Mendesak demi kepentingan keselamatan penerbangan yang lebih besar,” kata General Manajer PT Angkasa Pura 1 Juanda, Yuwono.
Mengingat kondisi runway dengan lebar sekitar 60 meter itu sudah tidak bisa lagi mengandalkan maintanance tambal sulam.
Sesuai regulasinya, setiap lima tahun minimal runway harus dilakukan overlay.
Waktu pengerjaan overlay ini lebih pendek dari jadwal semula. Sebelumnya pengerjaannya memakan waktu 38 bulan atau tiga tahun lebih. Setelah menggunakan teknologi terkini dan alat berat canggih, penuntasan overlay itu tak sampai dua tahun. (ren)
BeritaPrima.com Bicara Fakta