BeritaPrima.com - Inggris harus gigit jari setelah ditahan imbang 1-1 oleh Rusia di babak penyisihan Grup B Piala Eropa 2016. Tragis bagi skuat Three Lions, lantaran laga di Stade Velodrome, Marseille, Minggu (12/6) dini hari itu Inggris sudah unggul 1-0 sepanjang 90 menit. Gol Rusia terjadi di menit tambahan waktu normal babak kedua.
Hasil imbang 1-1 ini ironis bagi Inggris. Melihat, penguasaan bola dan dominasi permaianan sebetulnya ada di kaki-kaki tim asuhan pelatih Roy Hodgson tersebut. Tercatat, Inggris memonopoli bola dengan 53 persen di babak kedua. Bahkan, di babak pertama, Inggris mengurung Rusia dengan persentase penguasaan bola di atas 60 persen.
Pada babak pertama, hasil imbang 0-0 membuat timnas Inggris frustrasi. Banyak peluang yang didapat Wayne Ronney dan kawan-kawan, tak mampu membongkar pola pertahanan Rusia. Selama babak pertama, Rusia cuma dua kali mencatatkan peluang. Sementara Inggris, sedikitnya lima kali berusaha unggul terlebih dahulu.
Saat babak kedua, pemain tengah Timnas Inggris, Eric Dier akhirnya memecah kebuntuan. Sepakan bebas dari pemain milik Tottenham Hotspur itu membawa Inggris unggul 1-0 atas Beruang Merah. Gol dari pemain 22 tahun itu berawal dari hukuman yang diberikan wasit Nicola Rizzoli dari Italia terhadap pemain Rusia, Georgi Shchennikov. Pemain bertahan Rusia itu diganjar kartu kuning lantaran menjatuhkan aksi bomber Inggris, Wayne Rooney di pinggiran kotak terlarang saat menit ke-73.
Dier dipercaya mengambil sepakan bebas tersebut. Tendangan keras dari kaki kiri pemain dengan angka punggung 17 itu meluncur ke arah sisi kiri gawang yang dijaga Igor Akinfeev. Penjaga gawang milik SCKA Moskow itu sempat membuang badan ke arah kiri sarangnya. Namun, luncuran bola yang keras, membuat gerak tangkapannya gagal.
Sadar tertinggal satu gol, pelatih Rusia, Leonid Slutsky mengubah komposisi pemainnya. Yaitu dengan mengganti salah satu pemain gelandang bertahannya Fedor Smolov dengan memasukkan Pavel Mamaev pada menit ke-85.
Perubahan pemain itu seperti diniatkan untuk memberi tenaga baru bagi lini serang Rusia. Hasilnya pun tak buruk. Upaya menyamakan kedudukan benar-benar dimanfaatkan Rusia di menit-menit akhir babak kedua. Usaha keras tim Beruang Merah baru terasa pada saat injury time, tepatnya pada menit akhir tambahan waktu. Persisnya di menit ke-91.
Gol dari sang kapten, Vasili Berezutski membuat papan skor berubah menjadi 1-1. Dengan hasil imbang ini, Inggris dan Rusia saling berbagi satu poin untuk klasemen di Grup B. Sementara Wales, yang unggul 2-1 atas Slovakia, berada dipuncak klasemen sementara dengan tiga poin. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta