BeritaPrima.com, Jakarta - RAI alias Alim (16) menjadi orang pertama yang dibekuk penyidik Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Namun, pria yang merupakan kekasih Eno itu mengaku melakukan aksinya seorang diri.
“Awalnya yang ditangkap Alim. Dia ngaku melakukan perbuatannya sendiri. Padahal saat dilacak handphone korban, ada dua pelaku lainnya yang juga mengirim pesan ke korban yakni RAR alia Arif (24) dan IH (24),” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada wartawan di kantornya, Selasa (17/5/2016).
Polisi pun melakukan pengembangan, hingga akhirnya berhasil meringkus Arif dan Ilham, di mana salah satu di antaranya telah memerkosa korban dan menancapkan gagang pacul ke organ vitalnya.
“Arif ini yang memerkosa korban dan menancapkan gagang pacul. Alim disuruh pegangin kaki korban biar ngangkang,” ujarnya.
Diketahui, ketiganya tidak pernah kenal sebelumnya. Perkenalan itu sendiri baru terjadi di malam eksekusi itu. Hal itu berdasarkan rasa sakit hati yang dialami masing-masing dari mereka.
Di mana Arif sering disebut jelek atau pahit oleh korban. Sementara Alim ditolak berhubungan badan dan Ilham yang selalu melakukan pendekatan dengan korban namun tak pernah direspons.
“Intinya mereka tak saling kenal namun sama-sama naksir perempuan yang sama. Hal itu bisa dilihat dari ponsel korhan yang terdapat pesan-pesan dari para pelaku,” ujar Krishna.
Sekadar diketahui, sambung Krishna, mes tempat tinggal korban hanya dihuni oleh wanita saja dengan 13 kamar dan 22 penghuni.
“Di samping mes ini, ada mess pria dan ada gerbang yang hanya bisa dibuka oleh orang dari dalam. Artinya tak ada orang lain yang masuk kalau tak dibuka dari dalam. Maka dugaan awalnya ada tiga, yakni diduga pelaku orang dalam, atau pelaku orang luar yang kenal orang dalam, atau terakhir pelaku orang luar yang dibukakan pintu oleh korban. Dan ternyata pelaku orang luar yang dibukakan oleh korban sendiri karena dia pacarnya,” pungkas Krishna. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta