Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Jumat , 26 Agustus 2016
pilkoplo

Sasar Anak SD, Pil Koplo Di Jombang Dijual Rp1.000

BeritaPrima.com, Jombang - Peredaran Narkoba sudah masuk ke semua kalangan. Tak terkecuali di Kabupaten Jombang. Di tempat tersebut ditemukan peredaran Narkoba, yakni Pil Koplo yang menyasar anak-anak usia sekolah dasar (SD).

Temuan ini disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat pengukuhan Pemuda Kader Anti-Narkoba di Gedung Negara Grahadi.

“Saya kemarin mengunjungi Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang. Pak Camatnya cerita bahwa di tempat itu telah ditemukan 68 ribu Pil Koplo,” ungkap Gus Ipul, Jumat (22/7/2016).

Kata Gus Ipul, Ribuan Pil Koplo itu dijual ke anak-anak SD di kawasan tersebut. Harganya, pun cukup terjangkau untuk anak-anak usia SD. “Dijual ke anak-anak SD seharga Rp1.000 per butir,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul juga mengatakan, fenomena di Jombang ini menunjukkan bagaimana narkoba telah menghantui generasi bangsa. Jika ini dibiarkan akan merusak masa depan generasi Indonesia. Bahkan, di salah satu pesantren di Kabupaten Malang, diketahui ada santrinya yang menggunakan narkoba.

“Ini yang terungkap. Fenomena ini akan terus berkembang seiring perkembangan zaman dan teknologi,” ujarnya.

Gus Ipul menjelaskan, berdasarkan data statistik diketahui bahwa 325 Juta penduduk di dunia adalah pengguna narkoba. Diketahui sebanyak 2,2 persen berada di Indonesia atau sekira 2,6 juta jiwa.

Dari jumlah itu, sekira 700 ribu hingga 800 ribu berada di Jawa Timur. “Jawa Timur nomor tiga setelah Jawa Barat dan Jakarta. Peredaran Narkoba ini seperti air bah. Siapa saja bisa kena,” pungkasnya.

Gus Ipul juga mengajak kepada Pemuda Kader Anti-Narkoba untuk terus melakukan sosialisasi bahaya narkoba hingga ke tingkatan grass root atau tingkatan paling bawah. Selain itu, juga memanfaatkan media sosial yang saat ini semakin banyak penggunanya.

“Ini era baru. Manfaatkan sosial media untuk sosialisasi. Agar sampai pesan itu,” tambahnya. (feb)

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *