BeritaPrima.com, Jakarta – Di tengah wacana perombakan (reshuffle) kabinet, Presiden Joko Widodo mendadak memanggil tiga menterinya. Tiga menteri yang datang di luar agenda resmi Presiden adalah Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursyidan Baldan.
Setelah menghadap Presiden Jokowi, Menteri Siti Nurbaya mengaku pertemuan tidak membicarakan persoalan reshuffle. Apalagi, masalah tukar posisi dengan Menteri Ferry yang berasal dari partai yang sama, yakni Partai Nasdem.
Mantan Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah RI itu mengaku pembicaraan dengan Presiden, terkait dengan masalah pertanian dan ketersediaan lahan bagi masyarakat. Sehingga, bisa mengurangi impor baik gula, jagung, maupun sapi.
“Kami mau swasembada dipenuhi dalam negeri, tetapi lahannya jadi persoalan. Kita sudah siapkan lahannya untuk rakyat dan sudah ada skemanya dengan janji Bapak Presiden untuk memakmurkan rakyat,” jelas Siti Nurbaya.
Apa yang disampaikan Siti Nurbaya dibenarkan Menteri Ferry. Ia menegaskan, tidak ada pembahasan soal reshuffle kabinet.
“Tadi dipanggil soal lahan. Dasarnya adalah apa yang dilakukan di Kementan. Di sana ada pabrik juga dibangun,” katanya. (dik)
BeritaPrima.com Bicara Fakta