BeritaPrima.com, Tangerang - Warga Dadap, Kecamatan Kosambi kembali enggan memenuhi undangan Pemerintah Kabupaten Tangerang berdialog masalah penataan kawasan Dadap.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengungkapkan kekecewaannya atas ketidakhadiran warga atau perwakilan warga masyarakat Dadap yang diundang untuk berdialog. Namun rapat terkait penutupan lokalisasi dan penataan kawasan Dadap tetap dilanjutkan.
“Hasil diskusi kami dengan Kapolda Metro Jaya beberapa waktu lalu dan diminta lakukan kembali dialog maka kami membuka ruang dialog dengan masyarakat, karena masyarakat yang meminta saya berfikiran jernih, harus berlapang dada, harus santai ya sudah kita undang mereka di sini (Pendopo Bupati Tangerang). Dua kali kami undang mereka tidak hadir juga,” ungkapnya kecewa, Kamis 19 Mei 2016.
Ombudsman sudah datang ke Kabupaten Tangerang sudah dijelaskan tentang semua program dan tahapan dalam menata kawasan Dadap. Zaki berharap ada rekomendasi dari ombudsman agar tak ada lagi suara miring terkait penataan kawasan tersebut.
“Ini semua tetap kita lanjutkan dan kita tunggu besok hasil pertemuan dengan ombudsman. Yang pasti penertiban lokalisasi dadap dan penataan kawasan Dadap ini sudah masuk program pembangunan Daerah Kabupaten Tangerang,” tegas Zaki Iskandar. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta