Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Selasa , 21 Juni 2016
stress

Wow, Aplikasi Ini Bisa Obati Stres Dan Depresi

BeritaPrima.com – Masalah pada hidup kadang membuat orang menjadi cemas dan depresi. Dengan kemajuan teknologi, kini memungkinkan orang bisa mengukur, mendeteksi dan mengobati depresi dan kecemasan melalui sebuah aplikasi mobile.

Aplikasi pengobat stres itu sudah dibuat dan diuji oleh gabungan peneliti University of Liverpool dan University of Manchester, Inggris. Aplikasi yang dinamai Catch It ini bukan sembarang aplikasi saja. Sebab, selain mengukur tanda stres, depresi pada seseorang, aplikasi ini berpotensi memulihkan problem psikologi tersebut.

Dikutip dari Sciencedaily, Senin, 16 Mei 2016, kemampuan aplikasi itu berkat sentuhan dari gabungan peneliti Institute of Psychology dan Computer Services University of Liverpool, Health and Society (IPHS) dan School of Psychological Science University of Manchester.

Aplikasi Catch It menggunakan beberapa kunci dasar dalam pendekatan psikologi untuk kesehatan mental, khususnya Cognitive Behavioural Therapy (CBT).

Baca: Ilmuwan Indonesia Temukan Cara Kendalikan Stres dan Cemas

CBT merupakan terapi yang membantu pengguna untuk mengelola problem psikologinya dengan mengubah cara berpikir dan berperilaku. Instrumen terapi ini sudah sangat umum dipakai untuk menyembuhkan kecemasan, depresi dan berpotensi dipakai dalam mengobati problem kesehatan mental dan fisik lainnya.

“Jenis terapi ini tidak menghilangkan problem, tapi itu bisa membantu orang mengatasi problem dengan cara yang positif,” kata Peter Kinderman, profesor yang terlibat dalam studi dan eksperimen aplikasi tersebut.

Kinderman mengatakan, terapi melalui aplikasi itu berbasis konsep apa yang dipikirkan, dirasakan, sensasi fisik, aksi yang interkoneksi pada pengguna. Terapi itu juga disebutkan mengukur pikiran dan perasan negatif yang bisa menjebak pengguna dalam siklus yang ganas.

“Riset kami menguji tingkat serapan dan penggunaan aplikasi ini bersama kesetiaan pengguna merespons dasar CBT dan dampak mereka dalam merespons mood negatif dan positif,” kata dia.

Nah, hasilnya studi penggunaan aplikasi itu, peneliti menemukan pengguna cenderung memakai Catch It lebih dari satu kali. Selain itu, ditemukan 84 persen konten yang ada dihasilkan pengguna di aplikasi itu konsisten dengan konsep dasar CBT.

“Secara statistik ada pengurangan signifikan dalam intensitas mood negatif dan peningkatan dalam intensitas mood positif,” ujar Kinderman.

Dengan hasil yang efektif tersebut, maka peneliti mengatakan cara terapi melalui aplikasi ini potensial, terlebih dengan terus meluasnya penetrasi penggunaan ponsel mobile. CBT memungkinkan makin luas digunakan pengguna.

“Aplikasi smartphone punya dampak benefit potensial dalam kesehatan mental melalui penerapan prinsip dasar CBT,” kata dia.

Kinderman mengatakan peneliti perlu menindaklanjuti temuan tersebut dengan kembali menjalankan riset yang lebih luas lagi. Hasil studi peneliti itu sudah dipublikasikan di British Journal of Psych Open.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *