BeritaPrima.com – Tentara China memulai pelatihan paling sadis pada Jumat 24 Juni 2016 di Ningxia. Latihan tepatnya dilakukan di lereng Gunung Helan. Para pria wajib militer ini dilatih bertarung dan bertahan hidup di alam.
Mendaki dan memanjat menjadi kegiatan sehari-hari. Mereka jug mendorong mobil, truk, meniti tali panjat ke bawah, hingga berjalan di lereng yang gersang dan berbatu, termasuk mencari makan dan minum sendiri. Namun yang paling kejam dari semua itu adalah ketika mereka dipaksa mengunyah daging mentah hewan.
Jangan mengira daging yang dimaksud seperti yang ada di resto-resto. Melainkan, hewan buruan yang baru saja ditangkap, unggas yang masih berbulu. Di padang luas yang tidak menyediakan alat memasak seperti di kota, mereka harus menyiapkan sendiri panggangan dan makan seadanya.
Seperti dilaporkan Shanghaiist, Sabtu (2/7/2016), kerjasama tim menjadi kunci dari pelatihan ini. Moto ‘Bersatu Kita Teguh dan Bercerai Kita Runtuh’ tepat menggambarkan perjuangan mereka. Sebagaimana mereka benar-benar dipaksa berlatih hingga melampaui batas kemampuan sendiri. Itu guna membentuk karakter dan mengaktualisasikan jiwa kepemimpinan dan kegigihan mereka.
Setelah latihan selesai, diharapkan para petugas bela negara ini dapat lebih siap meneggakkan hukum di China, mulai hal-hal paling sepele hingga maju ke medan tempur. (aud)
BeritaPrima.com Bicara Fakta