Lyon sebenarnya sudah mengalami kejang-kejang sejak usia empat tahun. Saat itu, banyak dokter yang bingung dengan kondisinya. Lyon akhirnya didiagnosis hipotalamus hamartoma (HH) saat berusia 29 tahun. Gangguan otak ini bisa menyebabkan kejang, pingsang, hingga kehilangan memori. Penyakit langka ini diperkirakan hanya satu dari 1 juta orang.
Menurut Lyon, tumor di kepalanya sangat kecil, tetapi dampaknya begitu luas. Umumnya, gejala HH antara lain, kejang, tertawa atau cekikikan tanpa sadar, hingga marah-marah.
“Ini benar-benar menakutkan. Saat pertama didiagnosis, saya pikir saya akan mati. Saya beruntung itu bukan kanker, tapi ini tetap menghancurkan hidup saya,” kata dia.
HH memang sulit didiagnosis dan lebih sulit lagi untuk diobati. Saat ini, Lyon tengah mengumpulkan dana agar bisa menjalani operasi lubang kunci di Amerika untuk pengangkatan tumor. Dengan operasi itu, ia berharap tak lagi mengalami kekambuhan. (feb)
BeritaPrima.com Bicara Fakta