Find the latest bookmaker offers available across all uk gambling sites www.bets.zone Read the reviews and compare sites to quickly discover the perfect account for you.
Minggu , 11 September 2016
bayi-berjalan

Benarkah Bayi Yang Terlambat Jalan Berkemampuan Kognitif Rendah?

BeritaPrima.com - Bayi yang mulai berdiri dan berjalan paling lambat ketimbang bayi lainnya, dinilai memiliki lebih banyak tantangan dalam menguasai keterampilan kognitif atau daya adaptif pada saat mereka berada di prasekolah ketimbang rekan-rekan mereka yang berdiri dan berjalan cepat, sebuah studi AS menunjukkan.

Dengan kata lain, perkembangan milestones motorik bayi, memiliki hubungan dengan keterampilan kognitifnya kelak.

Kebanyakan bayi akan mulai berdiri dengan berpegangan pada usia sembilan bulan dan dapat berdiri sendiri tanpa bantuan sekitar 12 bulan, serta akan mulai berjalan pada usia yang sama atau 1-2 bulan setelahnya, menurut Pusat AS untuk Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC).

Secara keseluruhan, sekitar 600 bayi yang dilibatkan dalam penelitian, mulai berdiri dengan berpegangan pada usia 8,9 bulan.

Bayi yang belum menunjukkan tanda-tanda mampu berdiri walau dengan bantuan hingga usia 11 bulan, didapati memiliki skor keterampilan kognitif dan adaptif yang lebih rendah saat menjalani tes prasekolah pada usia 4 tahun, studi ini menemukan.

“Walau ada hubungan antara perkembangan motorik bayi dan kemampuan kognitif, namun bukan berarti anak mengalami gangguan, hanya saja lebih lambat dalam mengusai kemampuan tertentu, seperti kemampuan mengingat dan kecepatan memahami sesuatu,” kata peneliti senior Edwina Yeung dari National Institute of Child Health and Human Development.

Salah satu keterbatasan dari penelitian ini adalah bahwa sejumlah besar ibu dan bayi tidak muncul selama kunjungan klinik penelitian, para peneliti mencatat dalam jurnal Pediatrics.

Selanjutnya >>

Pencet 'SUKA' untuk ikuti berita kami di Facebook

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *