Dikira Bawa Bom, Perampok Bank Ini Ternyata Pakai Vibrator
BeritaPrima, Crafton – Seorang pria bernama Aaron Stein berusaha merampok bank dengan membawa sebuah bom. Ternyata setelah ditangkap dan diperiksa petugas keamanan, dia tidak membawa bom. Stein hanya membawa vibrator terbungkus lakban, yang diklaimnya sebagai bom.
Pihak kepolisian mengatakan, kasir Bank PNC di Crafton, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS), panik setelah mengetahui Stein membawa bom. Dia terpaksa memberi sejumlah uang kepadanya. Tidak lama setelah sang pelaku kabur, kasir menghubungi petugas kepolisian setempat.
“Pelaku menyatakan membawa sebuah bom. Dia menunjukkan itu kepada kasir dan meminta sejumlah uang,” ungkap Kepala Kepolisian Crafton, Mark Sumpter, seperti diberitakan Daily Mail, Kamis (18/6/2015).
“Pelaku memakai topeng. Pelaku mengatakan membawa sebuah bom, sambil memperlihatkan kabel yang tergantung di bajunya,” sambung Sumpter.
Stein akhirnya tertangkap setelah petugas Kepolisian Robinson Township, Mike Gastgeb, melihat mobil sedan putih milik pelaku di jalan. Petugas menggeledah kendaraan dan menemukan uang di bawah kursi depan.
Petugas juga menemukan bom palsu yang digunakan Stein. Bom yang dimaksud ternyata berisi sebuah kotak, pita hitam, vibrator, dan telefon genggam. Namun, sebelumnya penjinak bom sempat datang dan menggunakan sebuah robot untuk memindahkan barang mencurigakan itu dari mobilnya.
Pria berusia 35 tahun tersebut akhirnya mengakui melakukan perampokan di Bank PNC. Namun, dia mengatakan tidak pernah membawa bom. Setelah dilakukan penggeledahan, penjinak bom tidak menemukan adanya bahan peledak.
Kepada petugas kepolisian, Stein mengaku terpaksa melakukan perampokan karena kehilangan uang di bursa saham pada pekan lalu. Dia akan disidang di Pengadilan Negeri Magister pada 25 Juni 2015. (aud)



