Citylink Mulai Tutup Loket Penjualan Tiket di Bandara
BeritaPrima,Jakarta – Maskapai Citylink Indonesia mulai menutup loket penjualan tiket di Bandara. Langkah ini mematuhi kebijakan Kementeria Perhubungan yang melarang keberadaan loket penjualan tiket di Bandara.
“Kami carikan di tempat yang tetap dekat dengan bandar udara. Entah itu di hotel atau menyewa lahan sendiri,” kata Vice President Corporate Communication PT Citilink Indonesia, Beni Bitarbitar saat dihubungi, Selasa (3/2/2015).
Keputusan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sendiri sebenarnya telah tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.209/I/16PHB.2014 tentang peningkatan pelayanan publik di Bandar Udara seluruh Indonesia. Salah satu poin utama dalam surat edaran tersebut ialah \meminta pengelola Bandar udara, yaitu Angkasa Pura maupun Unit Pelaksana Teknis Bandar Udara untuk meniadakan loket penjualan tiket di Bandara.
Bahkan, Di Bandara Kuala Namu, Medan sejumlah loket penjualan tiket sudah dikosongkan dan pindah dari Bandar udara. Tempat loket juga telah disediakan, yakni di dekat Bandar udara Kuala Namu. Seperti yang dituturkan Beni, loket Citylink kini berada di dekat hotel Bandar Udara, sedangkan maskapai lainnya juga sudah mulai pindah ke tempat yang baru.
Beni juga menargetkan pada pekan kedua bulan Februari, loket maskapai citylink sudah dikosongkan. “Kami targetkan bisa seimbangkan penjualan tiket via mobile dengan konvensional supaya tak terlalu bergantung pada satu sektor jenis penjualan,” tutur Beni.
Beni juga kembali menjelaskan, bahwa penjualan tiket Citylink melalui loket hanya 10 persen, sedangkan 60 persen penjualan tiket melalui agen perjalanan, 10 persen melalui Online, 10 persen selanjutnya lewat pembelian di minimarket dan 10 persen terakhir melalui call center perusahaan.
(Ichsan Husyaifi)

