Inilah Properti Komersil Paling Terjangkau Di Asia

Jakarta skyline 3

Salah satu kawasan perkantoran di Jakarta

BeritaPrima, Jakarta - Ibukota negara Bangladesh adalah lokasi paling terjangkau untuk berinvestasi properti komersil di Asia, menurut data yang baru saja dirilis oleh portal properti global Lamudi.

Harga untuk membeli sebuah kantor di area Gulshan-2 di Dhaka, rata-rata adalah 2636.36 taka Bangladeshi (US$33.79) per m2, Lamudi mengurutkan lima hotspot yang berkembang di Asia bagi properti komersil. Harga-harga ini sangat kontras bila dibandingkan dengan area seperti Hong Kong, yang memiliki properti komersil termahal di dunia. Menyewa kantor di Hong Kong mengharuskan Anda paling tidak membayar sekitar US$ 70.000 per m2, menurut angka yang dirilis oleh Knight Frank pada bulan Januari.

Ranking real estate komersil ini diurutkan berdasarkan harga rata-rata per m2 yang didapatkan dari harga jual listing di website Lamudi, yang tersedia di lebih dari 30 negara di pasar berkembang. Lima urutan teratas ini dihitung dari keterjangkauannya, serta ketersediaan suplai properti komersil di setiap area yang menentukan lokasi terbaik untuk berinvestasi di ruang perkantoran, beberapa di antaranya terletak di luar area central business districts.

Gulshan adalah salah satu area paling berpengaruh di Dhaka dan juga merupakan area dengan suplai ruang perkantoran terbesar yang saat ini tersedia melalui Lamudi Bangladesh, portal properti nomor satu di Bangladesh. Di posisi kedua adalah Kollupitiya, daerah di ibukota Sri Lanka, Colombo, dimana ruang perkantoran berharga sekitar US$ 90 per m2. Area ini memiliki suplai terbesar yang tersedia di Sri Lanka.

Komunitas perumahan DHA Phase 1 di Lahore, Pakistan, berada di urutan ketiga, dengan ruang perkantoran seharga sekitar US$ 171.69 per m2. DHA berlokasi di beberapa kota di Pakistan, termasuk Islamabad, Karachi dan Lahore. Phase 1 adalah lokasi yang telah terbangun dengan baik dan merupakan pembangunan DHA pertama yang diluncurkan di negara tersebut. Sebagai perbandingan, harga ruang perkantoran di daerah high-end DHA Phase 6 berkisar US$ 37,611.16 per m2.

Medan Satria, daerah di Bekasi, Indonesia, menempati posisi keempat. Harga di area ini, yang terjangkau dari pusat Jakarta, memiliki rata-rata US$ 940 per m2. Dan melengkapi daftar ini adalah Makati, di Filipina, yang memiliki suplai ruang komersil terbesar di Metro manila dengan lebih dari 400 perkantoran di pasaran. Harga disini telah dirata-rata hingga di bawah 57,600 peso Filipina (US$ 1294.49) per m2.

(Aditya Sanjaya)

(Visited 4 times, 1 visits today)
Kategori: Properti

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*