Membangun Kilang Minyak Sendiri Lebih Menguntungkan

kilangminyak2

Kilang minyak di laut

Beritaprima.com, Jakarta - Anggota Komisi VII DPR RI, Kurtubi, menilai bahwa membangun kilang minyak sendiri lebih banyak memberikan keuntungan bagi Indonesia sendiri. Ia juga tidak sependapat dengan Faisal Basri yang berpandangan lebih baik impor minyak.

“Saya tidak sependapat dengan pernyataan pak Faisal Basri. Dengan alasan, kita butuh BBM itu untuk seterusnya bukan sifatnya insidentil, berapapun kapasitasnya pasti akan kita butuhkan produknya tidak mungkin nganggur,” kata Kurtubi, di Komplek Parlemen, Senayan, Jumat (22/5/2015).

Menurut Kurtubi, pembangunan kilang di Indonesia akan membuka banyak lapangan pekerjaan. Setidaknya, bagi Kurtubi, pembukaan lapangan pekerjaan punya dampak ekonomi yang besar kepada rakyat, terlebih ketika pabrik dibangun.

“Setelah selesai kilang dibangun dan dioperasikan kilang sehari-hari itu menerima karyawan untuk masa hingga 30 tahun, itu keuntungan ekonomi,” ujarnya.

Sementara itu, dari segi keamanan, BBM Indonesia akan bisa lebih terjamin suplai dalam negerinya ketimbang impor. “Karena impor butuh pengapalan, bila ditengah jalan ada perang kita repot. Ini tidak bisa dinilai uang soal keamanan itu.

Oleh karena itu, membangun kilang di dalam negeri jauh lebih menguntungkan, daripada Pertamina mengakuisisi kilang di tempat lain atau luar negeri.

“Itu manfaat untuk masyarakat kerja hanya dinikmati oleh negara lain (seperti Malaysia). Kalau kita bangun kilang kita pun akan memperkecil biaya distribusi BBM sampai ke konsumen,” tandas dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Masalah ketahanan energi khususnya cadangan BBM di Indonesia jadi perhatian. PT Pertamina (Persero) saat ini berencana membangun kilang baru dan meningkatkan kapasitas kilang lama.

(Agil Kurniadi)

(Visited 3 times, 1 visits today)
Kategori: Industri
Tags: #BBMBaru

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*